(021) 87781840 / 87783594
office@bp3tkijakarta.com

Berita

Apel Pegawai Mingguan Ke-4 Bulan Maret 2014

Jakarta-www.bp3tkijakarta.com- Perlunya ditingkatkan kedisiplinan terhadap seluruh pegawai di lingkungan BP3TKI Jakarta, agar pelayanan di kantor BP3TKI Jakarta dapat berjalan lebih tertib dan teratur sesuai dengan peraturan yang berlaku dan bertanggung jawab. Hal ini disampaikan oleh Farid Maruf, SAg. Kepala Seksi Penyiapan dan Penempatan BP3TKI Jakarta dihadapan seluruh pegawai BP3TKI Jakarta pada “Apel MIngguan ke-4 Bulan Maret BP3TKI Jakarta” di Ruang Rapat BP3TKI Jakarta (24/03/13). (more…)

Syarat Bagi TKI Ilegal Untuk Bekerja Kembali

Pemerintah Indonesia terus membenahi pelayanan hukum yang melindungi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri, khususnya bagi TKI ilegal di Arab Saudi. Salah satu upaya pembenahan itu, yakni menetapkan beberapa persyaratan yang ketat.

Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnakertrans Reyna Usman mengatakan, setiap TKI yang ingin kembali bekerja di Arab Saudi harus menyertakan kontrak yang berisikan hal-hal yang jelas dan spesifik. (more…)

Job Fair BP3TKI Jakarta Jaring Calon Tenaga Kerja Indonesia Formal

Peningkatan Tenaga Kerja Indonesia(TKI) formal merupakan rencana strategis pemerintah dimana salah satu sasaran penempatan TKI formal.

Pernyataan ini dikemukakan oleh Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia(BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat saat membuka Jobs Fair BP3TKI Jakarta di Pasar Festival Gedung Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin(27/05/13).

Menurut Jumhur, penyelenggaraan job fair untuk memperluas pasar dan penempatan TKI Formal. BNP2TKI terus mengupayakan perluasan pengiriman TKI formal dari seluruh Indonesia termasuk dari Jakarta ke berbagai negara penempatan di luar negeri. (more…)

Ribuan TKI mengamuk, KJRI Jeddah dibakar

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dibakar ribuan tenaga kerja Indonesia, Minggu, 9 Juni 2013 waktu setempat. Aksi pembakaran ini dilakukan massa yang ingin status kerja mereka di Arab dikoreksi menjadi legal.

Beberapa orang dilaporkan terluka akibat kericuhan yang terjadi sejak Sabtu lalu ini. Namun, hingga saat ini aparat keamanan belum bisa memberikan data detil mengenai jumlah korban. “Kami masih mengecek berapa banyak korban,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur, kepada Arab News, Minggu, 9 Juni 2013.
(more…)